1. Konfigurasi File Server
  2. Klik server-windows networking-windows setting
  3. Isikan folder yang hendak diseting (misal server name kita isi samba) printing kita pilih Raw yang berarti kita mengijinkan user untuk  melakukan aktifitas print melalui samba server ini dengan kata lain samba server ini juga kita manfaatkan sebagai printer server) jika sudah kita klik update.
  4. Jika kita kebawahkan maka akan bertemu dengan menu mode. Pada menu mode ini kita isikan mode sebagai PDC (Primary Domain Controller) yang berarti kita jadikan penyimpanan data terpusat, kemudian windows domain bisa kita isikan Workgroup (optional), sedangkan logon drive bisa kita pilih sesuai keinginan kita (dalam contoh drive Z), jika sudah kita klik update
  5. Jika tahap-tahap diatas sudah kita kerjakan maka jika kita turunkan tampilan tadi akan muncul menu seperti dibawah:
  6. Selanjutnya user yang pernah kita buat sebelumnya kita berikan ijin akses untuk windows networking, dengan cara klik  directori-Accounts-Users, jika sudah muncul gambar dibawah klik edit pada user yang sudah kita buat:
  7. Setelah kita tekan edit maka akan muncul tampilan seperti dibawah, pada service windows networking kita tambahkan centang, jika sudah kita klik update:

Pengujian File Server

    1. Klik Start pada windows lalu ketikan \\alamat ip eth1 (misal dalam contoh \\192.168.200.1)
    2. Akan muncul authentikasi yang mengharuskan kita memasukan nama user dan password untuk akses, kita isikan sesuai user yang telah kita buat, jika sudah tekan ok:
    3. Maka folder yang kita share sudah siap kita gunakan:

===PRACTICE MAKE BETTER===

SELENGKAPNYA DOWNLOAD DISINI